JPPR: penangkapan Akil Mukhtar indikasi suap Pemilu

Hukrim

(antarariau.com) - Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) menganggap penangkapan terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mukhtar dapat dijadikan indikasi bahwa suap telah masuk ke ranah proses hukum Pemilukada.

"Penangkapan ketua MK oleh Komisi Pemberantasan Korupsi menunjukkan betapa praktik suap ataupun korupsi sudah masuk ke semua ranah kehidupan kita. Termasuk dalam proses Pemilukada, kasus-kasus gugatan dan sengketa yang ada di lembaga hukum tersebut," kata Koordinator Nasional JPPR M Afifuddin ketika dihubungi dari Jakarta, Kamis.

Kasus tersebut dapat menjadi pembenaran tudingan sejumlah pihak terhadap mahalnya biaya Pemilukada.

"Akan tetapi, bisa jadi biaya-biaya Pemilukada yang besar itu malah banyak dialokasikan untuk praktik suap dan kejahatan Pemilu lainnya," kata dia.

Dampak dari kasus ini dikatakan Afif,  bisa membuat kepercayaan masyarakat semakin menurun terhadap kelembagaan MK dan institusi-institusi lainnya.

"JPPR berharap masyarakat tetap optimis bahwa masih banyak hakim dan orang-orang yang baik di sekitar kita. Serta jangan sampai kasus ini membuat kita putus asa atas perbaikan bangsa ini," kata dia.

Editor: Suryanto

related post

Stylish responsive footer | Script Tutorials
  • Tentang Kami

    Kantor Berita LKBN ANTARA RIAU. Jl. Sumatera no. 4 Pekanbaru-Riau Telp: 0761-25647 Website: www.antarariau.com WebMobile : m.antarariau.com
  • Kategori

    Riau , Nusantara, Internasional, Ekonomi dan Bisnis, Olahraga, Kesra, Hukrim, Lifestyle, Foto, Lingkungan, Unik, Humor, Otomotif
  • Link Portal

    Antara Aceh, Antara Sumut, Antara Sumbar, Antara Riau, Antara Jambi, Antara Bengkulu, Antara Sumsel, Antara Lampung.