Pekanbaru Swastanisasikan Pengelolaan Sampah


Pekanbaru, (Antarariau.com) - Pemerintah Kota Pekanbaru, akan menyerahkan pengelolaan sampah ke swasta karena limbah itu terus menumpuk hingga dua malam dan pemandangan ini akan merusak citra kota yang baru saja menerima piala Adipura kategori Kota Besar Terbersih se-Indonesia ke delapan tahun 2013.

"Pekanbaru kesulitan dalam mengangkut sampah tiap hari ke tempat penampungan sampah hingga menumpuk selama dua hari pada tiap lokasi penampungan sampah pada rumah-rumah masyarakat, sehingga pengelolaan sampah perlu diswastanisasikan," kata Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT di Pekanbaru.

Menurut dia, kebijakan menswastanisasikan pengelolaan sampah tersebut akan diprogramkan pada 2014.

Kebijakan ini, katanya lagi nantinya swasta akan berinduk semang ke Pemkot Pekanbaru sedangkan sistem pengelolaannya disebut sebagai  bank central sampah Pemkot Pekanbaru.  

"Sesuai rencana bank sentral sampah itu akan dibangun pada lahan di belakang kawasan purna MTQ," katanya.

Sementara itu, katanya lagi, sebanyak 49 unit armada kini terus diintensifkan mengangkut sampah di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, namun sampah masih tetap menjadi masalah utama di daerah itu dengan produksi mencapai 350 ton per hari.