Angka Kematian Ibu Melahirkan Di Pekanbaru Rendah

Kesra

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Angka kematian ibu saat melahirkan di Kota Pekanbaru, Riau, tercatat sebanyak 14 kasus per 100 ribu kelahiran hidup (kasus tahun 2012) atau masih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

         "Kasus ini muncul lebih akibat terjadinya perdarahan dan pre-ekalamsi atau keracunan kehamilan hingga mengakibatkan ibu hamil saat melahirkan itu meninggal," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr. Rini Hermiyati, dalam keterangannya di Pekanbaru, Kamis.

         Ia menyatakan itu yang dikaitkan dengan data dan penelitian tentang kualitas penduduk Indonesia 2011 bahwa tercatat Angka Kematian Ibu (AKI atau MMR) Indonesia masih tinggi yakni tercatat sebesar 228/100.000 kelahiran hidup. Selanjutnya angka kematian bayi usia 0-11 bulan (AKB-IMR) nasional juga adalah 34 per 1.000 kelahiran hidup.

         Berbeda dengan data nasional tersebut, menurut Rini, angka kematian bayi usia 0-11 bulan (AKB-IMR) di Kota Pekanbaru selama tahun 2012 sebanyak 31 orang per 1.000 kelahiran hidup.

         Kendati angka AKI ini masih rendah, katanya, namun demikian Pemerintah Kota Pekanbaru terus berupaya memprioritaskan kegiatan pemberdayaan ibu hamil dan bayi melalui kegiatan kampanye hidup sehat, usia perkawinan jangan terlalu muda dan revitalisasi Puskesmas.

         "Revitalisasi tersebut antara lain melalui kegiatan peningkatan kualitas pelayanan Puskesmas dengan membangun pelayanan obstetri neonatus emergency dasar atau Poned," katanya.

         Keberadaan Poned tersebut, katanya, bisa mendukung tim medis untuk memberikan tindakan yang lebih cepat pada ibu hamil dan bayinya.

         Pelayanan profesional di ruang Poned Puskesmas Sidomulyo diberikan dengan sistem operasionalnya sesuai ditetapkan menkes dengan mengutamakan pelayanan yang murah pada masyarakat.    
    "Keberadaan Puskesmas Poned dilengkapi dengan kamar rawat inap ini, ke depan dapat dimanfaatkan masyarakat melalui persalinan Jampersal, pemeriksaan ibu hamil praktik dokter spesialis kandungan, spesialis anak," katanya.

         Pelayanan lainnya yang disediakan juga termasuk kelas senam ibu hamil, program brain booster bagi ibu hamil dan konsultasi gizi dan ruangnya penanganan uteri.

         Di Kota Pekanbaru, tambahnya  baru terdapat dua ruang Poned selain Puskesmas di Kecamatan Sidomulyo juga di Puskesmas Kecamatan Rumbai dilengkapi dengan dokter spesialis syaraf, kandungan dan spesialis anak.

related post