Rokan Hilir Bangun Jembatan Tahan 100 Tahun

Birokrasi

Bagansiapiapi, (antarariau.com) - Pemkab Rokan Hilir, Provinsi Riau, membangun Jembatan Pedamaran I sepanjang 870 meter dan lebar 15 meter dirancang sedemikian rupa untuk tahan hingga 100 tahun.

Pembangunan jembatan itu melalui pemasangan sejumlah tiang beton kokoh yang menancap ke dasar sungai serta diperkuat kabel ukuran besar saling terhubung antara satu filen dengan lainnya, Lasino selaku pelaksana pembangunan Jembatan tersebut di Bagansiapapi, Rabu.

Ia mengatakan, jembatan tersebut dirancang untuk tahan selama seratus tahun. Betonnya kokoh ditopang oleh kabel-kabel yang tersambung hingga ke fondasi jembatan. Pembangunan jembatan tersebut juga terdapat empat pilen yang berfungsi menahan kabel, sehingga mampu menahan dampak negatif dari gempa, tutur Lasino.

Kekuatan menahan beban yang melintasi jembatan Pedamaran I, papar Lasino, juga dirancang hingga mencapai 50 ton.

"Jembatan itu sudah diuji untuk mengangkut beban seberat 50 ton saat dilakukan pengaspalan menggunakan alat-alat berat," ujar Lasino kontraktor pemenang tender dari PT Waskita Karya tersebut.

Terkait ketinggian jembatan dari permukaan air Sungai Rokan, Lasino mengaku, tidak mengetahui persis karena penentuan ketinggian jembatan merupakan kewenangan bagian lain di dalam PT Waskita Karya.

"Kalau kami hanya bagian pelaksanaan pembangunan saja. Kalau ukuran ketinggian jembatan, itu kewenangan bagian yang lain, namun saya kira sudah cukup tinggi dan kapal yang akan melintas bisa lewat, apalagi sungai ini bukan lintasan pelayaran internasional," ujar Lasino.

Hingga saat ini, pembangunan Jembatan Pedamaran I yang dapat ditempuh dengan kendaraan mobil selama 15 menit dari Kota Bagansiapiapi menuju Ujungtanjung tersebut hampir rampung dan tinggal pengerjaan yang ringan seperti pengecatan dan melengkapi  bahan-bahan yang dinilai kurang.

"Pengerjaan jembatan kini tinggal sentuhan akhir saja," kata Lasino yang menambahkan, saat puncak pengerjaan jembatan ini membutuhkan 200 orang pekerja.

Jembatan Pedamaran II yang lokasinya tidak jauh dari Jembatan Pedamaran I,  saat ini juga tengah dalam pelaksanaan pembangunan. Diperkirakan Jembatan Pedamaran II akan selesai pembangunannya pada 2014.

Jika kedua jembatan megah ini sudah terhubung dan difungsikan maka akan dapat memperpendek jarak tempuh dari Kota Bagansiapiapi menuju Kecamatan Kubu, Sungai Daun maupun Penipahan. Selanjutnya, dari Penipahan akan bisa cepat menembus ke Ajamu, Kotapinang Labuhan Batu Selatan (Labusel) hingga ke Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara.

"Makanya nanti Rohil ini saya perkirakan akan sangat berkembang karena dengan adanya jembatan Pedamaran I dan II akan menghubungkan Penipahan dengan Labusel atau Tanjungbalai Asahan Sumut dengan jarak tempuh yang sangat singkat. Kita juga akan membangun bandara.

related post