Volume CPO Riau Capai 16.711.912 Kg

Pekanbaru, (antarariau.com) - Volume CPO Riau berdasarkan validasi data tahap pertama untuk suplai data perhitungan indeks 'K' tim HTBS CPO Riau, mencapai  16.711.912 kg.

"Volume CPO Riau sebesar itu berasal dari lima perusahaan yang memasukkan datanya yakni PT PN V, PT Sinarmas Group, PT Astra Agro Lestari Group, PT Asian Agri Group dan PT Musim Mas serta PT Citra Riau Sarana," kata Dwiyana, anggota Tim Pelaksana Kasi Pengembangan Pengelolaan Hasil Perkebunan, di Pekanbaru,  Jumat.

Indeks 'K' yakni data komponen yang dihitung dari biaya pemasaran, angkut, biaya  olah dan penyusutan. Perhitungan indeks 'K' provinsi, harga CPO dan kernel untuk menghitung harga TBS provinsi seluruhnya dilakukan perhitungan tertimbang terhadap bobot/volume CPO.   

Keenam perusahaan yang memproduksi CPO dengan volume masing-masing dari PT PN V, sebesar 1.662.800 kg  PT Sinarmas Group,  5.650.000 kg, PT Astra Agro Lestari Group, sebesar 2.000.000 kg,  PT Asian Agri Group sebesar 5.750.000 kg, dari PT Citra Riau 1.500.000 kg serta PT Musim Mas sebesar 189.112 kg.

Sedangkan untuk harga penjualan CPO lokal  dari masing-masing perusahaan itu dengan rata-rata penjualan tercatat sebesar Rp6.519,75 per kg dengan penjualan tertinggi Rp6,718,18 per kg berasal dari PT.PN V dan PT Musim Mas.

"Untuk harga terendah tercatat sebesar Rp6.411,67 per kg berasal dari PT Asian Agri Group dan Citra Riau ," katanya.

Sementara itu untuk harga kernel yang ditetapkan rata-rata  sebesar Rp17.931,02 per kg, berasal dari empat perusahaan pengirim data dengan total volume kernel sebesar 6.057.348 kg.

Biaya pemasaran CPO lokal tercatat sebesar Rp42 per kg dan biaya angkut Rp64, 90 per kg sementara itu biaya pengolahan tercatat sebesar 102,28 kg.       
    "Perusahaan yang tidak ada penjualan CPO, maka harga CPO digunakan harga lelang KPB PTPN atau lelang PT Astra atau data yang bisa dipertanggung jawabkan," katanya.