Setahun Tiga Pengukur Udara Rusak

Lingkungan

Pekanbaru,  (ANTARARIAU News) - Sebanyak tiga alat pengukur kualitas udara yang terpasang di beberapa wilayah Kota Pekanbaru, Riau, sejak satu tahun terakhir rusak dan tidak lagi berfungsi sebagai mana mestinya.

Pantauan ANTARA, Selasa, tiga alat pengukur kualitas udara atau biasa dikenal "Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU)" itu satu di antaranya terpasang tepat di depan Kantor Wali Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman/
Sementara itu, dua lainnya berada di perempatan Jalan HR Subrantas dan Jalan Tengku Tambusai.

Ketiganya terpantau tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga masyarakat tidak lagi bisa mengetahui kadar kualitas udara disekitarnya.

Sementara, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pekanbaru, Adriman mengatakan, kerusakan ISPU terjadi karena "logic board server" yang berfungsi sebagai penerima data dari stasiun memantau udara mengalami gangguan sehingga sistem otomatis pada ISPU tak lagi berfungsi.

"Kondisi ini sangat wajar terjadi mengingat usia alat tersebut sudah memasuki 11 tahun. Didatangkan sejak tahun 2000 lalu," katanya.

Mengingat kegunaannya yang sangat penting dan mendesak, kata Adirman, tahun ini Pemerintah Kota Pekanbaru telah mengajukan anggaran untuk perbaikkan ISPU.

"Total nilai perbaikannya yakni sebesar Rp600 juta. Dana ini diajukan lewat pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2012," ujarnya.

Seperti diketahui, alat pendeteksi kadar kualitas udara  yang terpasang di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru itu sebelumnya didatangkan oleh dari Pemerintah Pusat dari hibah Pemerintah Austria. Sejauh ini juga dikabarkan tidak ada perawatan untuk tiga alat yang nilai harganya ditaksir mencapai miliaran rupiah tersebut.

related post